Apresiasi Buku “Tidakkah Kami Mempunyai Hak ?” karya Mabel Williamson oleh Pembicara Vik. Stenly Lailewan

Tuhan Yesus mengosongkan diri-Nya sendiri, mengambil rupa seorang hamba. Ia merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan mati di atas kayu salib. Mengenang kesengsaraan Kristus juga berarti meneladani Yesus Kristus yang melepaskan hak-hak-Nya. Mabel Williamson, misionaris di Tiongkok, belajar bahwa dirinya bukan miliknya sendiri. Ia tidak bisa mempertahankan hak-haknya sendiri, sebab, dalam arti yang sesungguhnya, dia tidak mempunyai hak. Ia berkata bahwa setiap orang Kristen yang benar-benar dikuduskan harus bersedia melepaskan haknya atas kenyamanan hidup sehari-hari, kesehatan, keselamatan jasmani, privasi dalam pekerjaan, waktu, teman-teman, asmara, keluarga dan rumah tangga. Demikianlah orang kristen meneladani Tuhannya yaitu Yesus Kristus.

Sesi diadakan di bulan April 2021 pada tanggal 1, 8 dan 15.

Posted in MRII Bogor Posting.